4 Komunitas Keren yang Mesti Kamu Ikuti Masih Muda!

4 Komunitas Keren yang Mesti Kamu Ikuti Masih Muda!

1. Hobi travelingmu dapat makin tersalurkan lewat Forum Backpacker Indonesia. Bisa ketemu tidak sedikit traveler ramah di sana

Hayo yang ngaku gemar jalan-jalan, telah nggak asing dong dengan Forum Backpacker Indonesia atau biasa disingkat BPI? Inilah di antara wadah terbesar bertemunya semua pegiat jalan-jalan dari seantero tanah air. Sejak didirikan pada September 2009 lalu, forum komunitas ini sudah berkembang dan sudah mempunyai lebih dari 60 ribu anggota, serta telah menyelenggarakan gathering nasional sejumlah kali.

Di sini kamu dapat berinteraksi dengan anggota lainnya guna berbagi informasi mengenai traveling, bertanya seputar tips dan destinasi, sampai mengerjakan perjalanan bareng-bareng. Di samping lewat forum yang resmi, kamu pun bisa bersenda gurau dengan anggota lainnya lewat grup di Facebook yang pun terbagi ke dalam regional-regional laksana Backpacker Indonesia Regional Semarang, Yogyakarta, serta daerah-daerah lainnya. Tinggal gabung aja lewat grupnya guna berkenalan dan berbagi hal-hal unik seputar traveling. Happy vacation!

2. Buatmu yang suka segala urusan berbau kebiasaan dan sejarah, pastikan minatmu terwadahi dalam Komunitas Historia Indonesia

Komunitas yang disingkat KHI ini didirikan di Jakarta pada 22 Maret 2003 oleh Asep Kambali, mahasiswa jurusan edukasi sejarah Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Misinya menumbuhkan kesadaran sejarah dan kebiasaan bangsa dengan mengadakan program-program yang rekreatif, edukatif, dan menghibur. Mereka tidak jarang mengadakan pekerjaan rekreasi seperti mendatangi langsung website sejarah/ kebiasaan yang ada.

Melalui kreativitas kekinian, KHI menghadirkan pelbagai acara yang dapat menarik minat generasi tua dan muda untuk kian mencintai sejarahnya. Berwisata malam di Kota Tua Jakarta misalnya, menjelajahi kampung-kampung Tionghoa, atau bahkan menginap di sejumlah museum. Kamu yang di Jakarta dan hendak memperluas pengetahuan mengenai sejarah dan budaya, gabung deh buruan. Sementara anda yang terdapat di kota beda mungkin dapat mempertimbangkan untuk buat chapternya di sana, gimana?

3. Anak muda tentu sudah nggak asing dengan film. Jangan inginkan cuma jadi penikmat, kamu dapat jadi pegiat di komunitas-komunitas ini

Bagi semua pelajar maupun mahasiswa, sampai semua pekerja, yang namanya nonton film tersebut adalahmakanan sehari-hari. Biasanya, weekend dikuras menonton film teranyar di bioskop atau di lokasi tinggal teman. Kehadiran forum film di Indonesia juga dirasa paling menyegarkan guna segala kalangan. Sebab, di forum film, semua anggotanya dapat membahas film yang ditonton, bertukar pendapat dan mengupas lebih dalam film tersebut. Kamu nggak bakal berhenti jadi pemirsa saja.

Di Jakarta misalnya, terdapat Forum Lenteng. Kamu juga dapat belajar memproduksi film di sini. Forum Lenteng pun menawarkan pelbagai program film sekaligus diskusi mengenai film. Film yang diputar merupakan film yang dapat menjadi pilihan tontonan untuk publik. Ada film klasik, kontemporer, hingga film-film dari non-arus utama. Di Bali terdapat Minikino, di Jogja terdapat YukNonton, dan di Surabaya terdapat Duatiga project. Di kotamu terdapat apa?

4. Apa jadinya bila anak-anak seni berkoalisi? Tengok aja Serbuk Kayu Surabaya atau Jatiwangi Art Factory

Komunitas Serbuk Kayu Surabaya adalahsalah satu komunitas seni di Indonesia. Beberapa pameran tunggal di galeri familiar Surabaya telah mereka selenggarakan. Pemerhati dan penyuka seni juga telah menyerahkan apresiasi spektakuler atas karya-karya mereka. Komunitas ini tadinya adalahsalah satu komunitas di Fakultas Bahasa dan Seni, Casinoroyal7 Universitas Negeri Surabaya. Perlahan namun pasti, Serbuk Kayu terbit dari istilah “komunitas kampus” menjadi komunitas seni di Surabaya. Kalau pameran seni umumnya memperlihatkan lukisan, seni instalasi, dan seni rupa murni lain, eberapa waktu kemudian mereka malah menampilkan karya seni yang diciptakan melalui kiat grafis murni. Kamu arek Suroboyo? gabung aja!

Kalau di Jawa Barat, terdapat Jatiwangi Art Factory (JaF). Merupakan suatu organisasi nirlaba yang berfokus pada kajian kehidupan lokal pedesaan lewat pekerjaan seni dan budaya. Contohnya festival, pertunjukan, seni rupa, musik, video, keramik, pameran, diskusi bulanan, dan sebagainya. JaF berdiri semenjak 2005 silam. Sejak 2008, JaF berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Jatisura mengerjakan riset dan riset dengan memakai keterlibatan kesenian kontemporer yang kolaboratif. Berminat? Silahkan bergabung!

Jadi, umurmu berapa sekarang? Sebelum punya tidak sedikit tanggung jawab di depan, nggak terdapat salahnya kan menyediakan waktu kini untuk berkomunitas. Apa passionmu? Bergabunglah dengan yang anda suka. Jangan jauh-jauh, di kotamu tentu ada chapter-nya

Salah satunya kamu dapat tau info seputar komunitas di @indo_komunitas, yuk mulai lakukan sekian banyak hal positif di masa-masa luangmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *